Survei Elektabilitas Pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin Meningkat

hasil survei alvara

Berdasarkan hasil survei terbaru yang dilakukan Alvara Research Center pada 8 – 22 Oktober 2018, menunjukkan peningkatan terhadap elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. Kondisi sebaliknya, elektabilitas terhadap Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno malah menunjukkan penurunan.

CEO dan Founder Alvara Reserach Center Hadanuddin Ali menjelaskan elektabilitas Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin sebesar 54,1% atau naik sebesar 0,5% dibanding survei yang digelar Agustus 2018. Sedangkan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebesar 33.9 persen menurun 1.3 persen dibandingkan survei Agustus 2018.

Dari sisi elektabilitas yang dilihat dari sisi geografis, pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul di Pulau Jawa dengan 59,1% dibanding pasangan Prabowo-Sandi 29,2%. Namun di Pulau Sumatera, pasangan Prabowo-Sandi unggul dengan 44,6% dibanding pasangan Jokowi-Maruf dengan 40 persen.

“Pemilih di Jawa dan Sumatera akan sangat menentukan siapa yang akan menjadi pemenang Pilpres 20189. Pasangan Jokowi-Maruf unggul di hampir semua wilayah, kecuali Sumatera,” jelas Hasan.

Di Bali, lanjut Hasan, Jokowi-Maruf unggul 57% dibanding Prabowo-Sandi yang meraih 39%. Lalu di Kalimantan, Jokowi-Maruf unggul 50,9% dibanding Prabowo-Sandi dengan 43,6%.

“Di Papua Jokowi-Maruf unggul 77,8 persen dibanding Prabowo-Sandi 20 persen. Sedangkan di Sulawesi Jokowi-Maruf unggul dengan 49,1 persen dibanding Prabowo-Sandi dengan 30 persen,” tutur Hasan.

Survei nasional Alvara Research Center dilaksanakan 8-22 Oktober 2018. Riset ini menggunakan metode multistage random sampling dengan melakukan wawancara terhadap 1.781 responden. Rentang margin of error sebesar 2,37 persen dengan tingkat kepercayaan 95%.

Sampel diambil dari 33 provinsi di Indonesia, kecuali Provinsi Sulawesi Tengah karena terkendala dampak bencana alam.
(dam)