Mendagri Menghimbau KPU Untuk Melarang Kegiatan Kampanye di Palu – Donggala

mendagri empati gempa palu

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengimbau penyelenggara dan peserta pemilu untuk tidak melakukan kampanye dalam bentuk apapun di wilayah yang baru saja terjadi bencana daerah Sulawesi Tengah. Karena, saat ini segenap pihak sedang berkonsentrasi untuk membantu para warga korban gempat dan tsunami Palu dan Donggala.

Sejauh ini, Tjahjo belum dapat mengemukakan hal terkait dengan pengunduran jadwal pemilihan umum yang akan diselenggarakan di Kota Palu. Namun pihaknya menekankan agar KPU memiliki sedikit rasa Empati untuk tidak melakukan kampanye pada saat ini.

Ketua KPU Arief Budiman sebelumnya menjelaskan saat ini pihaknya tidak bisa memastikan apakah bencana alam itu akan mengganggu pelaksanaan Pemilu 2019 di Palu. Hingga kini, KPU belum bisa berkomunikasi dengan KPUD Palu karena terganggunya jaringan komunikasi akibat gempa dan tsunami.

KPU, kata dia, akan melakukan segala upaya agar masyarakat Palu dapat menggunakan hak suaranya. Apabila nantinya wilayah tersebut tidak dapat beroperasi, maka KPU akan memindahkan pemilih ke tempat lain.

Tak hanya itu, jika gedung serta fasilitas KPUD Kota Palu rusak, maka KPU akan membangun tenda darurat untuk tempat para pegawai bekerja sementara.

Sementara itu, sejumlah kota di Sulawesi Tengah saat ini mengalami kerusakan yang cukup parah. Satu di antaranya adalah Kota Palu. Kepala Pelaksana BPBD Bangka Belitung Mikron Antariksa mengungkapkan, kondisi jalanan di Kota Palu rusak berat. Tak hanya itu, sejumlah fasilitas umum dan bangunan dikabarkan juga rusak.

Selain itu, kondisi di tepi Pantai Talise juga dikabarkan mengalami kerusakan parah akibat terjangan tsunami.