Lebam yang Dialami Rana Sarumpaet Disebabkan Karena Operasi Plastik

Lebam yang Dialami Rana Sarumpaet Disebabkan Karena Operasi Plastik

Ratna Sarumpaet sudah mengaku berbohong soal penganiayaan setelah polisi menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses penyelidikan. Polisi menemukan fakta-fakta terkait kegiatan Ratna yang ternyata menjalani operasi plastik di RS Bina Estetika. Kadiv Humas Polri Irjan Setyo Wasisto menegaskan kepada wartaman, bahwa dalam proses penyelidikan, Ratna Sarumpaet ada melakukan pembayaran di rumah sakit menggunakan rekening yang berfungsi untuk mengumpulkan dana.

Terkait hoax Ratna Sarumpaet, kepolisian menerima enam laporan. Lima laporan terkait dugaan penyebaran berita bohong. Satu laporan lagi soal permintaan polisi mengungkap dugaan penganiayaan.

Kebohongan Ratna Sarumpaet terungkap setelah penyelidikan polisi menemukan fakta-fakta keberadaan Ratna pada Jumat, 21 September. Ratna, berdasarkan penelusuran polisi, diketahui berada di RS Bina Estetika, bukan di Bandung, yang disebut-sebut sejumlah orang jadi lokasi penganiayaan.

Pihak rumah sakit juga mengemukakan bahwa laporan Ratna Sarumpaet itu merupakan kebohongan. Setyo juga akan memanggil sejumlah oknum kepolisian yang terduga membantu penyebaran hoax tersebut

Setyo menyebut penyebar hoax bisa dijerat dengan Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau UU ITE. Ratna Sarumpaet sudah mengakui kebohongannya soal penganiayaan. Kebohongan itu, menurutnya, berawal sebagai alasan ke anak-anaknya seusai operasi plastik untuk sedot lemak di pipi.