Amerika Serikat Menyampai Dukacita Atas Jatuhnya Pesawat Lion Air

Amerika Serikat Menyampai Dukacita Atas Jatuhnya Pesawat Lion Air

Amerika Serikat menyampaikan rasa belasungkawanya atas tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 kepada pemerintahan Indonesia dan pihak-pihak yang kehilangan keluarganya pada Senin 29 Oktober 2018 lalu di perairan Laut Jawa. Berdasarkan pernyataannya, Amerika Serikat siap membantu Indonesia dalam penyelidikan terhadap insiden kecelakaan ini.

Pesawat Lion Air JT 610 jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10) sekitar pukul 06.33 WIB. Pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 itu berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Bangka Belitung dengan membawa 189 orang di dalamnya.

Sejauh ini, ada 24 kantong jenazah yang berhasil dievakuasi dari proses pencarian di perairan Karawang. Sebanyak 10 kantong jenazah dipastikan berisi korban, sedangkan sisanya hanya serpihan pesawat. Upaya evakuasi dan pencarian masih terus berlangsung.

Pesawat buatan Boeing, korporasi multinasional Amerika yang merancang, memproduksi dan menjual pesawat terbang ke seluruh dunia, itu diketahui baru dioperasikan selama 2,5 bulan terakhir atau sejak Agustus 2018. Penyebab jatuhnya Lion Air JT 610 masih dalam penyelidikan.

Dalam pernyataannya pada Senin 29 Oktober 2018 kemarin, pihak Boeing menyatakan belasungkawa dan kesiapan membantu dalam proses investigasi kecelakaan pesawat. “Boeing siap memberikan bantuan teknis untuk investigasi kecelakaan,” sebut Boeing dalam pernyataannya.